momenio.com

Konfirmasi Kepindahan ke momenio.com

11:15 AM

Hello,

Karena saya sudah memiliki domain sendiri, maka mulai hari ini blog ini pindah ke momenio.com, temukan tulisan dan tutorial terbaru saya dalam blog tersebut.

Silahkan klik di link momenio.com untuk mengarah langsung.

Atas pengertiannya, saya ucapkan terima kasih.
Sampai jumpa di blog baru saya.


Note:
Konten menjahit dalam blog ini saya pindahkan juga ke blog baru, namun untuk sementara masih dalam proses perpindahan dan beberapa postingan belum ada fotonya. Saya akan segera melengkapinya.

Sekian.


love,
dini.erha

beauty

Age in Beauty

6:09 PM


Saat membaca kata #usiacantik, aku mendeskripsikan mamaku, perempuan single parent dengan dua anak gadis. Pada saat mama berumur 35 tahun, ia sudah berpisah dengan papa dan harus membesarkan anak perempuannya yang berumur 6 dan 13 tahun. Aku tidak bisa mengetahui bagaimana rasanya sampai aku mengalaminya sendiri, memiliki satu anak dan single parent. Mungkin, pengalaman kami berdua-ibu & anak-berbeda, karena aku dibesarkan dengan keluarga yang dihidupi oleh seorang independent mom, sedangkan mama tumbuh dalam keluarga besar yang lengkap. Aku terbiasa tough sejak remaja, tapi untuk mama, aku yakin awalnya sangat sulit, karena dulu aku sering terbangun dan mendengar beliau menangis di kamar setiap malam saat aku dan adikku sudah tidur.

Is it a sad story? No! it isn't.

Perempuan adalah manusia yang paling kuat. Let's admit it. Perempuan yang hebat bisa mengakhiri sad story dengan happy ending. Can you imagine, bagaimana mama bisa membuatku menjadi seorang dokter dan adikku bisa kuliah dengan nyaman tanpa support dari papa? I can see she stopped crying years ago. Dia mengubah air matanya menjadi kekuatan yang menggerakannya untuk produktif, secara otomatis mama menjadi role model buat aku dan adikku tentang perempuan yang mandiri. 

And happiness is what i see in my mom now, at 54 years old. 


Cantik adalah metamorfosis yang terus berevolusi. Jika seorang wanita semakin 'kaya' dengan pengalaman dan pemahaman hidup, semakin pula wanita itu berubah menjadi cantik. [Oki Asokawati]

Aku yakin, banyak ibu-ibu single parent di luar sana yang sama hebatnya dengan mama. Dan buatku, ketegarannya itulah yang menjadi simbol kecantikannya. Walaupun sudah tidak muda lagi, mama masih rajin merawat wajah. Jadi, perempuan di semua usia tetap ingin terlihat cantik, yang menjaga kepercayaan dirinya dan memancarkan kecantikan jiwanya. 

Menurutku, tidak seharusnya kecantikan itu dibatasi hanya untuk orang atau usia tertentu saja, semua orang harus melihat betapa cantiknya dirimu luar dan dalam, di usia berapapun. Menjadi cantik adalah naluri alamiah seorang perempuan. 

* * * * *
She's aging in beauty

Waktu aku baru pindahan lagi ke Bontang, rupanya setiap pagi mama masuk ke kamarku dan memakai day cream L'oreal Revitalift Laser X3 yang diambilnya dari dompet kosmetikku. Well, you know..working moms.

Dan, krimnya habis very fast! karena dipakai dua orang. Apalagi waktu itu sudah tinggal separuh, karena kugunakan secara rutin. Waktu mendengar produk Revitalift baru dari L'oreal dari salah seorang teman yang bekerja di perusahaan itu, ketertarikanku langsung muncul, "ingin mencoba!" katanya. Alhasil, aku membeli satu untukku dan satu untuk mama, Day cream L'oreal Revitalift Dermalift, biar gak cepat habis.*lol

Aku cocok dengan produk ini. Kulitku yang cenderung kering jadi terasa lembab dan kencang setelah beberapa minggu memakainya. No acne and very soft. Mudah meresap juga, jadi biasanya aku menggunakannya seperti foundation, setelah aplikasi krim langsung pakai bedak. Aku bahkan tidak perlu memakai foundation atau UV cream, karena Day cream L'oreal Revitalif Dermalift ini sudah mengandung SPF 23 untuk melindungi wajah saat beraktivitas di siang hari. 

Setelah benar-benar membaca review produknya, ternyata krim ini juga mengandung bahan aktif Centella asiatica yang memiliki kemampuan regenerasi kulit, dan Pro Retinol A untuk anti-wrinkle [anti-kerut] sehingga merawat kekencangan kulit. Pas banget untuk perempuan yang akan menginjak #usiacantik sepertiku ini. I'm 32 by the way. Dan untuk mama juga, walaupun #usiacantik-nya sudah lewat, paling tidak efek penuaannya bisa diperlambat karena mama masih rajin memakai krim ini. Jadi, agar menua dengan cantik, perawatannya harus dimulai dari jauh-jauh hari.

http://www.lorealparisindonesia.com/skincare/brand/revitalift/revitalift-dermalift-day-cream
photo taken from here

Rangkaian produk L'oreal Revitalift Dermalift bisa dilihat di sini.

Di usia sekarang ini, aku sudah dibekali pelajaran berharga yang membuatku semakin percaya diri dan memahami apa yang kuinginkan dalam hidup. Semoga saat memasuki #usiacantik nanti aku akan semakin cantik, and age in beauty


Life taught you well. Alhamdulillah.

Blog post ini ditulis untuk mengikuti #usiacantik Blog Competition yang diadakan oleh BP network dan disponsori oleh L'oreal Revitalift Dermalift. Register here

love,
dini.erha

free pattern

Tutorial: Cord Wrapper

2:31 PM

Hello,


Di jaman gadget canggih seperti sekarang ini, tentu saja kita sangat familiar dengan kabel, bahkan sehari-hari di tas kita ada lebih dari satu kabel: kabel charger, kabel headphone, kabel power bank, dan kadang malah dobel-dobel. *excusemyfrench.

Bagi yang hobi menjahit dan DIYer, aku akan membagi salah satu tutorial organizer untuk kabel. Tutorial asli dibuat oleh Sue Kim-Rosanna Headphone and cord wrapper, jadi biar lebih enak nyebutinnya, aku singkat aja cord wrapper. Ada beberapa perbedaan dari tutorialnya Sue Kim, tapi intinya tetap sama dan polanya bisa di-download langsung disini, karena aku masih menggunakan pola asli dari Sue Kim. 

Okay, kita langsung aja ya...here we go:

Yang dibutuhkan:
1. Kain kanvas untuk outer [luar]
2. Kain katun untuk lining [dalam]
3. Pola dari Sue Kim - I think sew
4. Interfacing - aku menggunakan staplek ketebalan medium dan berperekat
5. Pensil atau pena khusus kain - tapi aku menggunakan pensil biasa
6. Peralatan jahit dan gunting

Cara membuat:
  • Print pola dan gunting sesuai garis luarnya [ada tiga macam ukuran]. Jiplak pada kain outer dan lining menggunakan pensil, masing-masing satu pola.  

  • Gunting lagi pola kertasnya sesuai garis bagian dalam [garis yang putus-putus]. Jiplak pada staplek sebanyak dua kali [untuk satu ukuran]. Jadi, kain outer dan lining, masing-masing dipasangi staplek/interfacing

  • Rekatkan staplek pada kain outer dan lining dengan cara menyetrika. Pastikan jaraknya sama seperti pada pola, yaitu staplek tepat di tengah-tengah kain.

  • Satukan sisi baik kain saling berhadapan [RST = right side together]. Jahit di sekeliling staplek yang sudah direkatkan, sisakan sekitar 3 cm tanpa jahitan untuk membalik kain.

  • Potong-potong pinggiran kain mengikuti polanya, tapi jangan sampai mengenai jahitannya. Tips: Jangan menggunakan gunting zig zag untuk tahap ini karena pinggiran kain kanvas mudah terurai jika dipotong terlalu pendek, biasanya memang lebih mudah memakai gunting zig zag dan lebih rapi. I've try it, tapi justru ribet karena pinggiran kain terurai. 



  • Balik kain melalui lubang yang disisakan tadi. Untuk mempermudah, gunakan ujung sumpit yang tumpul untuk merapikan pinggiran yang membulat. Kalau dijahit mengikuti pola stapleknya, hasilnya akan membulat sempurna seperti pada pola. 

  • Jahit sembunyi bagian yang terbuka. Untuk mengetahui seperti apa jahit sembunyi itu, silahkan lihat disini, atau browse di Youtube tentang "ladder stitch."

  • Setrika kain yang sudah dijahit untuk merapikan. Lalu jahit tindas [top stitch]. Dan pasangkan kancing sebagai closure. Disini, aku menggunakan kancing jepret.

And voilla! Tidak ada lagi kabel-kabel berantakan di dalam tas, dan kalau mau lebih rapi lagi, kabel yang sudah diikat dengan cord wrapper ini bisa disatukan di dalam tas serut mini [just like i did], inshaallah nanti aku akan berbagi tutorial juga tentang tas serut mini. 


Tutorial ini ditujukan untuk pemula yang ingin belajar lebih terampil. Atau yang kebanyakan kain perca dan ingin menyingkirkannya dalam bentuk sesuatu yang berguna.*lol
  
Semoga bermanfaat & selamat menjahit.
Don't forget to have fun. #sewtheraphy

love,
dini.erha